PEREMPUAN HEBAT – MENJADI PENOMPANG EKONOMI GLOBAL

                                         

Chair of Business 20 atau B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan bahwa perempuan memiliki kontribusi yang sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi global. Apalagi jika perempuan diberikan hak yang sama atau kesetaraan dalam kegiatan ekonomi.

 

“Keterlibatan perempuan yang setara pada ekonomi global membawa peluang pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) USD 28 triliun pada tahun 2025 mendatang,” ujar Shinta dalam forum Women in Business Action Council (B20 WiBAC) bertema Accelerating Inclusion of Women MSMEs in The Global Economy di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (17/6).

 

Dia melanjutkan, apabila perempuan dan laki-laki berpartisipasi secara setara sebagai pengusaha, PDB global dapat bertumbuh sebesar 3-6 persen dan menambah USD 2,5-5,0 triliun pada perekonomian global.

 

Di Indonesia sendiri, pengusaha UMKM menyumbang 60 persen dari total ekonomi nasional dan 97 persen dari sisi penciptaan dan penyerapan kesempatan kerja, sebanyak 64 persen dari total pengusaha UMKM adalah perempuan.

 

Pada tahun ini, B20 Indonesia mengangkat UMKM sebagai salah satu prioritas. “Kita memiliki keterwakilan perempuan dari seluruh B20, 37 persen partisipasi B20 terdiri dari perempuan dan terbesar. Kita mengembangkan partisipasi perempuan terbanyak yang pernah ada,” ujar Shinta.

 

Di Indonesia sendiri, pengusaha UMKM menyumbang 60 persen dari total ekonomi nasional. Sebanyak 64 persen dari total pengusaha UMKM adalah perempuan.

 

“G20 didominasi negara maju dan negara berkembang. Partisipasi didominasi berasal dari pemimpin bisnis dunia, tapi isu yang diangkat sekarang berhubungan dengan UMKM,” katanya.

 

Shinta menambahkan, B20 Indonesia membentuk platform bernama OGWE (One Global Women Empowerment) sebagai program akselerator untuk membekali 1.000 pebisnis perempuan dalam skala UMKM untuk meningkatkan kemampuan digital, serta memberikan akses pendanaan dan investasi.

 

“OGWE dibuat Indonesia khusus dan kita harap bisa dilanjutkan India tahun depan. B20 Indonesia sebagai wadah untuk showcase platform tersebut,” lanjutnya.

 

Shinta menekankan B20 Indonesia fokus untuk mengembangkan bisnis dari pelaku usaha di seluruh dunia. B20 Summit akan diselenggarakan tanggal 13-14 November di Bali, bersamaan dengan pertemuan kepala negara Presidensi G20.

 

Saat ini, peran perempuan telah menjadi syarat penting dalam mendorong pemulihan ekonomi. Perempuan Indonesia terus didorong untuk berkarya dan produktif, dalam mengoptimalkan perkembangan digitalisasi hingga bisa untuk memimpin perubahan.

 

Beberapa peran tersebut merupakan salah satu upaya, untuk mewujudkan tercapainya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan pada 2030 mendatang.

 

Co-Chair G20 Empower Rina Prihatiningsih pun mengatakan, bahwa komitmen peran perempuan itu pun bisa membantu kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan

 

“Peran dan kepemimpinan perempuan saat ini sungguh sangat penting, karena merupakan bagian dari keberagaman, kesetaraan dan prestasi dari syarat dari terwujudnya kekuatan, ketahanan dan kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan sejalan dengan komitmen aksi global yaitu, tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tahun 2030,” ujar Rina dalam talkshow bertajuk 'Tutur Perempuan: Memaknai Ulang Peran dan Kepemimpinan Perempuan, agenda G20 presidensi Indonesia 2022, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), Jumat (1/4/2022).

 

Namun di Indonesia sendiri, ada tantangan besar untuk menciptakan keadaan keseimbangan tersebut. Salah satu tantangan itu datang dari adanya konstruksi budaya di masyarakat, yaitu memihak pada suatu gender (bias gender).

 

Misalnya, pekerjaan di ranah domestik dan pengasuhan yang merupakan pekerjaan tidak berbayar belum menjadi tanggungjawab bersama seluruh anggota keluarga. Hal itu dianggap masih dibebankan pada ibu, dan anak perempuannya.

 

Untuk menyikapi hal tersebut, strategi komunikasi merupakan sesuatu yang penting di keluarga. Hal itu perlu diperhatikan, agar setiap anggota keluarga ikut bertanggung jawab dalam urusan pekerjaan rumah. Tujuanya, agar semua anggota keluarga mempunyai ruang untuk dapat tumbuh mengembangkan potensi kapasitas diri secara optimal.

 

Sesuai dengan komitmen G20 empower yang bertepatan dengan momen bulan Kartini Indonesia, untuk mengejar ketertinggalan ekonomi menurut The World Economic Forum (WEF) pihaknya memastikan target representasi ekonomi dan kepemimpinan perempuan selama 276,6 tahun.

 

“Terdapat lima indikator pengukur Key Performance Indicators (KPI) yang telah ditetapkan pada G20 Empower, yaitu pembagian peran yang seimbang, antara laki-laki dan perempuan dalam dunia kerja di semua level. Lalu, presentase perempuan yang dipromosikan dalam posisi tertentu, total kesenjangan kompensasi upah atau gaji (gender pay-gap),” tutur Rina yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Bidang Pendidikan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

 

Kelima indikator ini ditargetkan bisa tercapai 100 %, di seluruh negara anggota G20 pada tahun 2025 yang akan datang.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROYEK STRATEGIS NASIONAL KILANG LNG TANGGUH TRAIN 3 DIPASTIKAN SELESAI

APBN SURPLUS RP. 132,2 TRILIUN, KEUANGAN INDONESIA MEMBAIK